Mengenal Batuk Darah

Mengenal Batuk Darah

Batuk darah adalah gejala dari suatu penyakit, kondisi, atau masalah pada tubuh. Mengabaikan gejala dapat membuat penyebab yang membuat kondisi tubuh semakin memburuk. Karena itu pencegahan terletak pada mengatasi masalah dan mendapatkan perawatan yang tepat. Berhenti merokok (atau tidak memulai), serta menghindari kegiatan di luar rumah saat polusi dan kabut asap tinggi bisa menjadi upaya yang tepat untuk mencegah penyakit ini.

Batuk darah bisa menjadi tanda kondisi serius. Keseriusan kondisi tergantung pada jumlah darah dan lamanya waktu batuk, tetapi gejala ini tidak boleh diabaikan. Bahkan jika seorang dokter dapat mendiagnosis penyebabnya sebagai sesuatu yang minor, Anda harus selalu mencari perhatian medis. Bersiaplah untuk memberi tahu kondisi darah Anda yang keluar saat batuk, termasuk warna dan teksturnya.

Batuk darah dapat disebabkan oleh berbagai kondisi paru-paru. Warna darah mungkin merah terang atau merah muda dan berbusa, bahkan mungkin dicampur dengan lendir. Juga dikenal sebagai hemoptisis (he-MOP-tih-sis), batuk darah, bahkan dalam jumlah kecil dapat mengkhawatirkan.

Apa yang menyebabkan batuk darah?

Menurut American Academy of Family Physicians, infeksi pernapasan ringan, asma, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyebab paling umum dari hemoptisis (batuk darah). Penyebab batuk darah berkisar dari ringan hingga berat. Bronkitis adalah penyebab paling umum, dan paling serius, batuk darah.

Penyebab lain dari batuk darah seperti : bekuan darah di paru-paru, aspirasi paru (menghirup darah ke paru-paru), kanker paru-paru, batuk berlebihan dan hebat yang mengiritasi tenggorokan, pneumonia, penggunaan pengencer darah, TBC, Emboli paru (penyumbatan pembuluh darah di paru-paru), komplikasi dari lupus, gagal jantung kongestif, iritasi dari biopsi bronkoskopi, bronkiektasis (suatu kondisi yang menyebabkan pembesaran arteri di paru-paru), cystic fibrosis, vasculitis (radang pembuluh darah di paru-paru), cedera pada arteri paru-paru.

Darah yang berasal dari paru-paru atau saluran pernapasan akan sering muncul bergelembung. Hal ini karena sudah dicampur dengan udara dan lendir di paru-paru. Warnanya dapat berkisar dari berwarna karat hingga merah cerah. Lendir mungkin seluruhnya tercemar darah atau hanya mengandung bercak darah yang bercampur lendir.

Pendarahan dari mulut (dalam kasus luka, misalnya) tidak sama dengan batuk darah. Jika Anda mengalami pendarahan dari mulut, Anda mungkin memperhatikan saat menyikat gigi atau setelah makan. Gejala ini dapat disebabkan oleh sejumlah masalah berbeda, mulai dari iritasi tenggorokan hingga kanker paru-paru.

Walaupun batuk darah bukanlah gejala yang harus diabaikan, sebagian besar penyebabnya ringan dan tidak serius. Ketika seseorang menderita penyakit pernapasan atau batuk yang kuat, kondisi ini dapat mengiritasi saluran udara dan berpotensi menyebabkan batuk darah.

Tes dan prosedur medis tertentu, seperti : bronkoskopi, spirometri, laringoskopi, tonsilektomi, operasi hidung, dan biopsi jalan nafas atas, dapat memiliki efek samping yang menyebabkan batuk darah.

Kapan Harus Pergi ke Dokter?

Alasan paling umum untuk batuk darah adalah bronkitis akut, yang biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Jika Anda memiliki bronkitis dan melihat sejumlah kecil darah di lendir kurang dari seminggu, tidak apa-apa untuk membiarkan dengan hati-hati dan menunggu untuk membaik.

Ada beberapa kemungkinan penyebab serius batuk darah. Jika kondisi ini terjadi, itu tandanya batuk darah tersebut adalah dalam kondisi serius dan membutuhkan perawatan medis segera. Hubungi dokter jika Anda memiliki gejala-gejala berikut :

  • Darah dalam lendir yang bertahan lebih dari satu minggu, parah atau semakin buruk, atau terjadi seiring waktu
  • Sakit dada
  • Penurunan berat badan
  • Keringat di malam hari
  • Demam lebih tinggi dari 101 derajat
  • Napas pendek dengan tingkat aktivitas Anda yang biasa

Anda mungkin akan dirawat di rumah sakit sampai dokter menemukan penyebab dan ancaman pendarahan yang serius.

Sumber :

www.mayoclinic.com

www.healthline.com

https://my.clevelandclinic.org